LABUANBAJOVOICE.COM — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan masyarakat yang rumahnya belum dipastikan aman untuk sementara tinggal di tenda atau tempat terbuka yang aman.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul masih terjadinya gempa susulan setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Suar Pelita Panjaitan, mengatakan gempa susulan masih dirasakan di sejumlah wilayah, termasuk hingga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

“Bagi warga yang rumahnya belum dipastikan aman, sementara tinggal di tenda atau tempat terbuka yang aman dapat dilakukan,” kata Berton, Kamis (20/8/2026).

Menurut Berton, BNPB memahami kondisi psikologis masyarakat yang masih mengalami trauma dan ketakutan setelah merasakan guncangan gempa berkekuatan besar tersebut.

Ia menilai rasa takut yang muncul di tengah masyarakat merupakan respons yang wajar setelah mengalami guncangan yang sangat kuat. Namun, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mengambil risiko dengan memasuki bangunan yang belum dipastikan keamanannya.