“Seribu hari pertama kehidupan dimulai bukan ketika anak sudah lahir, melainkan sejak anak masih berada di dalam kandungan. Karena itu, sejak dalam kandungan, anak harus sudah mendapatkan perhatian,” katanya.

Weng menjelaskan bahwa perhatian terhadap ibu hamil berkaitan langsung dengan kondisi bayi yang dikandung.

“Penting memperhatikan ibu hamil karena asupan makanan yang baik bagi ibu hamil akan memberikan dampak yang baik pula bagi bayi yang dikandungnya,” ujarnya.

Karena itu, intervensi gizi tidak cukup hanya diarahkan kepada anak. Ibu hamil dan ibu menyusui juga merupakan kelompok penting yang harus mendapatkan dukungan.

Weng juga mengingatkan pentingnya pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi.

“Bayi harus diberikan ASI hingga usia enam bulan. Jangan diberikan makanan atau minuman lain. Berikan ASI eksklusif,” katanya.

Pesan tersebut menjadi penting di tengah tantangan keluarga dalam memastikan kebutuhan nutrisi anak tetap menjadi prioritas.

Lebih jauh, Weng menyoroti kebiasaan dalam keluarga yang terkadang menyebabkan kebutuhan anak belum menjadi prioritas utama.