Menurut dia, pertemuan dengan Ketua Umum TMI lebih banyak membahas kerangka besar program yang bisa diadvokasi organisasi ke pemerintah pusat.

Sementara diskusi dengan Tenaga Ahli Menteri Pertanian, kata Weng, lebih difokuskan pada percepatan realisasi program cetak sawah baru sebagai langkah strategis meningkatkan produksi pangan daerah.

Program yang diusulkan meliputi pengembangan lahan sawah baru, pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan), pembangunan jaringan irigasi tersier, hingga infrastruktur pendukung seperti dam parit.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dalam memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.

Dorongan terhadap program cetak sawah baru menjadi krusial di tengah tantangan perubahan iklim dan kebutuhan pangan yang terus meningkat.

Selain itu, dukungan alsintan dan irigasi diyakini mampu meningkatkan produktivitas petani sekaligus efisiensi biaya produksi.

Jika terealisasi, sinergi antara pemerintah daerah, organisasi petani, dan pemerintah pusat ini berpotensi mempercepat transformasi sektor pertanian Manggarai Barat menjadi lebih modern, produktif, dan berkelanjutan.**