Yang lebih penting adalah bagaimana setelah proses politik selesai, seluruh masyarakat kembali menjadi satu kesatuan

Karena itu, kepemimpinan desa harus mampu menjadi kepemimpinan bagi seluruh masyarakat, bukan hanya bagi kelompok yang mendukungnya.

Ukuran kepemimpinan desa dapat dilihat dari bagaimana gagasan diterjemahkan menjadi program, bagaimana program dilaksanakan secara transparan, bagaimana masyarakat dilibatkan, dan bagaimana hasilnya dirasakan oleh warga.

Siru Bersatu, Menuju Siru Bersinar dapat dimaknai sebagai sebuah arah pembangunan: persatuan sebagai fondasi, pelayanan sebagai kewajiban, pembangunan sebagai proses, pemberdayaan sebagai strategi, dan kesejahteraan masyarakat sebagai tujuan.

Kepemimpinan desa pada akhirnya bukan tentang siapa yang paling banyak berbicara tentang pembangunan, tetapi tentang bagaimana pemerintah desa bersama masyarakat mengubah kebutuhan menjadi program dan program menjadi manfaat

nyata.

Sebab desa yang bersinar bukan hanya desa yang memiliki banyak pembangunan, tetapi desa yang masyarakatnya merasa dilayani, dilibatkan, diberdayakan, dan memiliki harapan terhadap masa depan.**