LABUANBAJOVOICE.COM – Vamos Bajo FC memastikan langkah ke partai final PSSI Cup II Manggarai Barat 2026 setelah menundukkan Terang FC dengan skor tipis 2-1 dalam semifinal yang berlangsung panas di Stadion Ora Flobamora, Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Senin (7/9/2026).

Kemenangan tersebut terasa dramatis karena Vamos Bajo FC sempat tertinggal pada babak pertama. Namun, situasi berubah drastis setelah turun water break.

Dua gol cepat dalam rentang tiga menit mengubah kedudukan sekaligus mengantarkan Vamos Bajo FC ke partai puncak.

Pertandingan sejak awal berlangsung dalam tempo tinggi. Terang FC yang diarsiteki pelatih Haruna tampil lebih dominan dan mampu memberikan tekanan kepada pertahanan Vamos Bajo FC.

Terang FC diperkuat sejumlah pemain berpengalaman, termasuk deretan pemain jebolan El Tari Cup seperti Adi Atep dan Servim, eks pemain Perse Ende. Kekuatan mereka juga ditopang talenta-talenta pilihan dari Alor dan daratan Timor.

Antonio F Pinto (46) berhasil memecah kebuntuan dan membawa Terang FC unggul 1-0. Keunggulan itu bertahan hingga turun minum.

Vamos Bajo FC memasuki ruang ganti dengan pekerjaan berat. Mereka dituntut menemukan cara untuk membongkar pertahanan Terang FC sekaligus mengejar ketertinggalan.

Perubahan permainan Vamos Bajo FC terlihat sejak awal babak kedua. Pelatih Alfi melakukan penyesuaian strategi yang membuat timnya tampil lebih agresif.

Mantan pemain Persamba tersebut berhasil membawa perubahan terhadap pola permainan Vamos Bajo FC. Tekanan yang dibangun setelah jeda langsung membuahkan hasil.

Baru satu menit babak kedua berjalan, Vamos Bajo FC berhasil menyamakan kedudukan.

Berawal dari umpan sepak pojok pada menit ke-46, Rifky Rhamadan (10) memenangkan duel udara dan melepaskan sundulan tajam yang menggetarkan gawang Terang FC.

Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan. Kepercayaan diri pemain Vamos Bajo FC meningkat, sedangkan Terang FC mulai mendapat tekanan lebih besar.

Belum sempat sepenuhnya keluar dari tekanan, Terang FC kembali kebobolan.

Pada menit ke-48, pemain pengganti Vamos Bajo FC, Alip (7), muncul sebagai pembeda. Memanfaatkan umpan dari sisi sayap kanan, Alip melepaskan sepakan terukur dengan kaki kanan.

Bola bersarang di gawang Terang FC.

Vamos Bajo FC berbalik unggul 2-1.

Dua gol dalam waktu hanya tiga menit membuat pertandingan semakin sengit. Terang FC yang sebelumnya mengendalikan permainan harus mengubah pendekatan untuk mengejar ketertinggalan.

Keunggulan Vamos Bajo FC justru membuat tensi pertandingan semakin tinggi. Laga beberapa kali terhenti akibat keributan yang melibatkan pemain dan ofisial kedua tim.

Situasi tersebut menunjukkan ketatnya persaingan dalam semifinal PSSI Cup II Manggarai Barat 2026. Kedua tim sama-sama berusaha mempertahankan peluang untuk tampil di partai final.

Tekanan Terang FC juga semakin berat setelah Abdar Muhammad diganjar kartu merah oleh wasit. Terang FC harus melanjutkan pertandingan dengan jumlah pemain yang berkurang.

Dalam kondisi tersebut, Vamos Bajo FC memilih bermain lebih disiplin untuk menjaga keunggulan.

Lini pertahanan yang diperkuat pemain berpengalaman seperti Ibo Nono, Arjuna, dan M Gunawan menjadi salah satu faktor penting dalam mempertahankan skor.

Terang FC terus berupaya mencari gol penyeimbang, tetapi pertahanan Vamos Bajo FC mampu meredam tekanan hingga pertandingan berakhir.

Peluit panjang memastikan kemenangan Vamos Bajo FC dengan skor 2-1.

Hasil tersebut sekaligus mengunci satu tempat bagi Vamos Bajo FC di babak final PSSI Cup II Manggarai Barat 2026.

Mereka kini tinggal menunggu pemenang semifinal lainnya yang mempertemukan Wae Sambi FC dan Black Crown.

Bagi Vamos Bajo FC, kemenangan atas Terang FC menjadi perjalanan comeback yang penting. Tertinggal 0-1 pada babak pertama, mereka mampu membalikkan keadaan melalui dua gol cepat setelah jeda.

Pertandingan semifinal itu juga memperlihatkan bahwa perebutan gelar juara PSSI Cup II Manggarai Barat 2026 tidak hanya ditentukan oleh kualitas individu, tetapi juga kemampuan tim membaca pertandingan, melakukan perubahan strategi, serta menjaga konsentrasi di tengah tekanan.**