LABUANBAJOVOICE.COM — Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Manggarai Barat mencatat total hewan kurban pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriyah/2026 Masehi mencapai 912 ekor yang tersebar di tujuh kecamatan di wilayah tersebut.
Data itu disampaikan PHBI Manggarai Barat melalui H. Syarifudin Malik dalam laporan resmi saat pelaksanaan Shalat Idul Adha yang berlangsung di kawasan Waterfront Labuan Bajo, Rabu, 27 Mei 2026.
Dalam laporan tersebut disebutkan, total hewan kurban terdiri dari 727 ekor sapi dan 185 ekor kambing. Jumlah itu menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat Muslim di Manggarai Barat dalam menjalankan ibadah kurban tahun ini.
“Hewan kurban yang terdata tahun ini sebanyak 912 ekor, terdiri dari 727 sapi dan 185 kambing yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Manggarai Barat,” ujar H. Syarifudin dalam laporannya saat Shalat Ied.
Berdasarkan data PHBI Manggarai Barat, Kecamatan Komodo menjadi wilayah dengan jumlah hewan kurban terbanyak yakni 387 ekor, terdiri dari 262 sapi dan 125 kambing.
Sementara Kecamatan Sano Nggoang tercatat menyumbang 139 ekor hewan kurban dan Kecamatan Mbeliling sebanyak 131 ekor.
Adapun rincian jumlah hewan kurban di masing-masing kecamatan meliputi Kecamatan Komodo sebanyak 387 ekor, Mbeliling 131 ekor, Boleng 18 ekor, Sano Nggoang 139 ekor, Lembor 115 ekor, Lembor Selatan 110 ekor, serta Macang Pacar sebanyak 12 ekor.
PHBI Manggarai Barat menilai tingginya jumlah hewan kurban tahun ini mencerminkan meningkatnya kesadaran sosial dan semangat berbagi di tengah masyarakat.
Momentum Idul Adha juga dinilai tidak hanya menjadi bentuk ibadah individual, tetapi memperkuat solidaritas sosial antarwarga.
Ketua PHBI Manggarai Barat, H. Djainuddin H. Ali, dalam dokumen rekapitulasi data kurban menegaskan bahwa distribusi hewan kurban dilakukan secara merata agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas, terutama warga yang membutuhkan.
Pelaksanaan Shalat Idul Adha di Waterfront Labuan Bajo berlangsung khidmat dan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Manggarai Barat.
Selain menjadi pusat pelaksanaan ibadah, kawasan tersebut juga menjadi simbol kebersamaan umat Muslim di daerah pariwisata super prioritas itu.
Momentum Idul Adha tahun ini di Manggarai Barat juga memperlihatkan kuatnya nilai gotong royong masyarakat dalam mendukung kegiatan sosial keagamaan.
Partisipasi masyarakat, panitia masjid, hingga lembaga sosial keagamaan dinilai menjadi faktor utama meningkatnya jumlah hewan kurban dibanding tahun-tahun sebelumnya.**





Tinggalkan Balasan