LABUANBAJOVOICE.COM – Vamos Bajo FC keluar sebagai juara Turnamen PSSI Cup II Manggarai Barat 2026 setelah menundukkan Wae Sambi FC dengan skor 2-1 pada laga grand final di Stadion Ora Flobamora, Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Rabu (9/9/2026).

Pertandingan puncak tersebut menjadi penutup rangkaian kompetisi yang berlangsung selama kurang lebih satu bulan dan diikuti 27 klub sepak bola dari Kabupaten Manggarai Barat.

Ketua Harian Panitia PSSI Cup II Manggarai Barat 2026, Rofinus Edison Risal, dalam laporan pertanggungjawabannya menyampaikan turnamen resmi dibuka pada 9 Agustus 2026 dan berakhir pada 9 September 2026.

“PSSI Cup 2 secara resmi dibuka pada tanggal 9 Agustus 2026 dan puji Tuhan, alhamdulillah, hari ini telah berakhir, 9 September dengan suasana yang sangat damai,” kata Rofinus dalam acara penutupan.

Menurutnya, PSSI Cup II tidak hanya menjadi ajang untuk menentukan pemenang, tetapi juga menjadi ruang pengembangan pemain dan penguatan klub sepak bola di Manggarai Barat.

“Bagi kami, PSSI Cup II bukan sekedar pertandingan untuk menentukan siapa yang menang dan siapa yang kalah. Turnamen ini merupakan ruang untuk membangun pengalaman bertanding, mengembangkan potensi pemain, memperkuat klub-klub sepak bola, sekaligus mempererat persaudaraan di kalangan masyarakat Manggarai Barat,” ujarnya.

Sebelum partai final, pertandingan perebutan tempat ketiga mempertemukan Terang FC dengan Black Crown FC pada Selasa (8/9/2026).

Terang FC berhasil mengalahkan Black Crown FC sehingga menempati posisi juara III. Sementara Black Crown FC berada di posisi juara IV.

Rofinus menyebut empat tim yang mencapai babak semifinal merupakan Black Crown FC, Terang FC, Wae Sambi FC, dan Vamos Bajo FC.

“Berdasarkan hasil pertandingan, Terang FC meraih juara 3, sementara Black Crown menempati juara 4. Sementara untuk juara 1, bisa kita saksikan secara bersama diraih oleh Vamos Bajo. Dan juara kedua diraih oleh tuan rumah, Wae Sambi,” katanya.

Dalam penyampaian laporan tersebut terdapat penyebutan nama klub yang berbeda. Berdasarkan hasil pertandingan grand final yang disampaikan panitia, juara pertama adalah Vamos Bajo FC, sedangkan Wae Sambi FC menjadi juara kedua.

Total Hadiah Rp120 Juta

Panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp120 juta. Hadiah tersebut terdiri dari Rp50 juta untuk juara pertama, Rp30 juta untuk juara kedua, Rp20 juta bagi juara ketiga, dan Rp10 juta untuk juara keempat.

Selain itu, panitia juga memberikan penghargaan bagi pencetak gol terbanyak dan pemain terbaik dengan masing-masing hadiah Rp5 juta.

Rofinus menjelaskan, salah satu sumber pembiayaan turnamen berasal dari uang pendaftaran 27 klub.

“Dari 27 klub dengan biaya pendaftaran Rp4 juta per klub, terkumpul Rp108 juta. Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari pihak ketiga maupun donatur,” jelasnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang membantu menyelesaikan kebutuhan pembiayaan turnamen.

“Sementara itu, dari semua anggaran yang terkumpul, masih terdapat banyak kekurangan. Tapi puji Tuhan, alhamdulillah, segala kekurangan ini diisi, ditanggung penuh oleh Ketua Askab kita, Kakak Yono Jehanu,” ungkap Rofinus.

Ketua PSSI Manggarai Barat, Marianus Yono Jehanu, mengatakan partai final menjadi puncak dari seluruh rangkaian PSSI Cup II.

“Hari ini kita menyaksikan partai final antara Wae Sambi dengan Vamos Bajo. Mereka telah menampilkan permainan yang begitu menarik, sehingga dalam waktu 2×45 menit ini lahirlah sang juara, yaitu Vamos Bajo,” kata Yono.

Dalam penyampaian tersebut, Yono juga mengucapkan terima kasih kepada sponsor, donatur, panitia, aparat keamanan, penonton, suporter, serta 27 klub peserta.

“Lebih khusus saya ucapkan terima kasih kepada para pemilik klub, 27 tim yang mengikuti PSSI Cup yang kedua di Kabupaten Manggarai Barat ini,” ujarnya.

Yono menegaskan penyelenggaraan turnamen tidak mungkin berjalan maksimal tanpa dukungan berbagai pihak, termasuk unsur keamanan dari TNI dan Polri.

“Teman-teman panitia, para unsur keamanan, baik dari TNI maupun Polri, sudah mendukung agar pertandingan ini berjalan. Kalau tidak ada keamanan ini, kami juga dari panitia ataupun dari PSSI tidak akan bisa bekerja semaksimal mungkin,” katanya.

Penutupan PSSI Cup II turut dihadiri perwakilan Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, yakni Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Agustinus Gias, perwakilan TNI dan Polri, serta sejumlah pejabat lainnya.

Turnamen tersebut sekaligus menjadi momentum evaluasi bagi penyelenggara untuk mempersiapkan agenda sepak bola Manggarai Barat berikutnya.**