“Ini merupakan pertama kalinya saya mengunjungi Natas Parapuar. Tempat ini sangat indah dan acaranya juga sangat menarik. Kami bisa menikmati musik dan menyaksikan tarian tradisional masyarakat lokal. Orang-orang di sini juga sangat luar biasa dan ramah. Saya senang bisa berada di sini,” ujar Bryan dalam bahasa Inggris.
Melalui pertunjukan budaya tersebut, BPOLBF terus mendorong pengembangan wisata berbasis budaya dan masyarakat di kawasan Parapuar sebagai destinasi wisata terpadu, regeneratif, dan inklusif di Labuan Bajo.**
Halaman






Tinggalkan Balasan