LABUANBAJOVOICE.COM – Atlet Taekwondo Kabupaten Manggarai Barat kembali mengukir prestasi membanggakan pada ajang Kejuaraan Piala Wali Kota Surabaya 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni 2026.
Dalam kompetisi bergengsi tersebut, tim Taekwondo Indonesia (TI) Manggarai Barat berhasil membawa pulang total 14 medali dari kategori prestasi.
Raihan tersebut terdiri dari dua medali emas, tiga medali perak, dan sembilan medali perunggu. Hasil itu menjadi bukti perkembangan positif pembinaan atlet taekwondo di daerah wisata super prioritas tersebut.
Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia Kabupaten Manggarai Barat, Basilius Sardi Jeramat, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Manggarai Barat. Anak-anak telah menunjukkan semangat juang, disiplin, dan kerja keras selama mengikuti kejuaraan. Kami sangat mengapresiasi perjuangan mereka,” kata Sardi Jeramat, Minggu, 21 Juni 2026.
Dua medali emas bagi Manggarai Barat dipersembahkan oleh Elo Pande yang tampil sebagai juara pada kategori Under 37 kilogram Cadet Putra Prestasi, serta Alisia yang sukses meraih medali emas pada nomor Poomsae Cadet Putri.
Selain dua medali emas tersebut, sejumlah atlet lainnya juga menunjukkan performa yang mengesankan meski belum berhasil meraih gelar juara.
Salah satu pertandingan yang menyita perhatian terjadi pada final kelas Under 54 kilogram Senior Putra Prestasi. Atlet Manggarai Barat, Agam, tampil luar biasa menghadapi atlet tuan rumah Kota Surabaya dalam duel yang berlangsung ketat hingga akhir pertandingan.
Meski harus puas dengan medali perak, penampilan Agam mendapat apresiasi karena mampu memberikan perlawanan sengit kepada lawannya.
Pertandingan menarik lainnya terjadi pada final kelas Under 45 kilogram Junior Putra yang diikuti atlet Manggarai Barat, Sisko. Laga berlangsung dramatis dan penuh tensi tinggi.
Sementara itu, Ibam yang turun pada kelas Under 48 kilogram Junior Putra juga menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga berhasil mencapai partai final.
“Kami melihat perkembangan yang sangat baik dari seluruh atlet. Mereka mampu bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah. Ini menjadi modal penting untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan berikutnya,” ujar Sardi.
Menurut dia, secara umum performa atlet Manggarai Barat mengalami peningkatan signifikan, baik dari sisi teknik, mental bertanding maupun daya juang selama kompetisi berlangsung.
Namun demikian, evaluasi tetap diperlukan. Faktor kelelahan fisik akibat padatnya jadwal pertandingan serta adaptasi terhadap sistem pertandingan terbaru menjadi tantangan yang harus diperhatikan dalam program pembinaan ke depan.
“Kami akan menjadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk meningkatkan kualitas latihan. Target kami adalah memperbanyak atlet yang mampu bersaing dan meraih prestasi pada level nasional maupun internasional,” kata anggota DPRD Manggarai Barat Fraksi NasDem Plus tersebut.
Keberhasilan meraih 14 medali di ajang Piala Wali Kota Surabaya 2026 semakin mempertegas eksistensi Taekwondo Manggarai Barat sebagai salah satu daerah yang konsisten melahirkan atlet-atlet berprestasi di Nusa Tenggara Timur.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan berbagai pihak, prestasi yang diraih di Surabaya diharapkan menjadi pijakan menuju capaian yang lebih tinggi pada kejuaraan nasional mendatang.**





Tinggalkan Balasan