Pendidikan dasarnya ditempuh di SDN Jarak dan SMPN Satap Jarak, sebelum melanjutkan pendidikan menengah di SMAN 1 Komodo.
Sukarman juga pernah menjabat sebagai Ketua PMII Cabang Bima. Ia merupakan putra Abdul Karim, yang pernah menjabat sebagai Kepala Desa Golo Mori selama dua periode, yakni 1988 hingga 1999.
Salah satu gagasan utama yang dibawa Sukarman adalah menjadikan Golo Mori sebagai desa mandiri.
Gagasan tersebut disampaikan dalam rangkaian kampanye sebelum pemilihan, termasuk saat kampanye akbar di Kampung Jarak, Rabu, 23 September 2026. Lebih dari 400 pendukung hadir dalam kegiatan tersebut.
Dukungan datang dari sejumlah kampung di wilayah Golo Mori, antara lain Soknar, Lenteng, Jarak, Lo’ok, Nggoer, Ra’ong, Tao, hingga Compang.
Sebagai wilayah yang berada dalam kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas, Sukarman menilai pembangunan Golo Mori harus memberikan ruang yang besar bagi masyarakat lokal.
Ia berkomitmen agar warga tidak hanya menjadi penonton dalam perkembangan pariwisata di wilayah tersebut.





Tinggalkan Balasan