Selain itu, STQ juga mengusung misi untuk menjadikan Al-Qur’an dan Hadits sebagai spirit pembangunan nasional berdasarkan pendekatan nilai-nilai agama.
Sekda Manggarai Barat juga menjelaskan, meskipun berbeda dalam spesifikasi cabang perlombaan dan waktu pelaksanaan, STQ dan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) adalah dua kegiatan yang memiliki tujuan dan esensi yang sama, yakni mengagungkan Al-Qur’an.
Pada STQ XXVIII tahun 2025 ini, tercatat sebanyak 8 (delapan) kafilah yang berasal dari kecamatan-kecamatan di Kabupaten Manggarai Barat turut ambil bagian, dengan jumlah peserta mencapai 25 (dua puluh lima) orang.
Turut hadir dalam acara pembukaan, antara lain Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai Barat, Fransiskus Xaverius Adi; Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional Agraria dan Tata Ruang (BPN ATR) Manggarai Barat, Gatot Suyanto; Kepala Kantor Pengadilan Agama Manggarai Barat, Muhammad Jalalludin; serta beberapa perwakilan dari instansi vertikal lainnya.
Hadir pula para pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Manggarai Barat, pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) tingkat kabupaten dan kecamatan.





Tinggalkan Balasan