“Saya tidak tahu. Kita cuman, saya sendiri cuman melihat dia sudah terluka,” katanya.

Ketika ditanya lebih lanjut apakah mengetahui siapa yang menikam korban, ia menjawab, “Kita tidak tahu siapa yang menikam.”

P dan I Disebut Mengalami Luka

Selain anggota Brimob yang terluka, FN mengatakan P dan I juga mengalami luka akibat keributan tersebut.

“P luka di bibir. Kalau I di sini. Di pundak ini. Saya kurang tahu persis di pundak bagian kanan atau kiri. Intinya di pundak,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa saat kejadian jumlah anggota Brimob yang berada di lokasi cukup banyak. “Ada banyak orang. Sekitar belasan lah,” katanya.

Menurut FN, peristiwa bermula di halaman rumah tempat acara syukuran berlangsung sebelum berlanjut ke jalan raya. “Di halaman rumahnya Pak Eman,” ujarnya saat ditanya lokasi awal P dirangkul.

Ia mengaku langsung berlari ketika melihat P menjadi sasaran pengeroyokan.
“Langsung lari, begitu saya lihat P sudah dikeroyok. Habis dikeroyok terus kita datang untuk melerai,” katanya.

FN menduga P berusaha menyelamatkan diri dari pengeroyokan dengan berlari ke arah jalan raya, namun tetap dikejar oleh sejumlah orang.