Saat ditanya identitas korban yang terluka, FN menyebut keduanya merupakan anggota Brimob. “Itu anggota Brimob. Dua orang,” katanya.

Ia juga mengaku tidak mengetahui siapa pihak yang membawa korban ke rumah sakit.

“Yang antar ke rumah sakit kita tidak tahu siapa yang antar. Apakah itu masyarakat sipil atau sesama teman anggotanya, kita tidak tahu. Kita cuman bantu angkat, simpan di atas kendaraan,” ujarnya.

Dalam keterangannya, FN menyebut P diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang yang disebutnya anggota Brimob.

“Iya,” jawabnya saat ditanya apakah dirinya melihat langsung P dipukul.

Menurut FN, jumlah orang yang terlibat memukul P mencapai belasan orang.
“Ada sekitar belasan orang,” katanya.

Meski demikian, ia mengaku tidak mengenali secara pasti identitas para pelaku.
“Kita juga tidak tahu yang pukul itu siapa,” ujarnya.

Saat ditanya apakah mereka merupakan anggota Brimob, FN menjawab, “Iya.”
FN juga menegaskan dirinya tidak mengetahui siapa pelaku penikaman yang menyebabkan anggota Brimob terluka.