Sementara sektor lainnya terdiri dari Jasa Lainnya sebesar Rp21.164.412.065, Perdagangan dan Reparasi sebesar Rp1.395.388.870, Perikanan sebesar Rp1.060.336.250, Kehutanan sebesar Rp936.595.022, serta Industri Makanan sebesar Rp5.000.000.

Empat sektor belum mencatatkan realisasi investasi sepanjang periode Januari hingga Juni 2026, yakni Konstruksi, Industri Mineral Non Logam, Listrik, Gas dan Air, serta Pertambangan yang masing-masing tercatat sebesar Rp0.

Investor Asing Didominasi Qatar

Selain berdasarkan sektor usaha, DPMPTSP juga mencatat realisasi investasi berdasarkan status penanaman modal. Yang dikategorikan menjadi 2 yaitu Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA). Total investasi asing yang masuk ke Manggarai Barat hingga Juni 2026 mencapai Rp452.656.725.253.

Dari jumlah tersebut, Qatar menjadi negara dengan nilai investasi terbesar, yakni Rp359.830.258.594 atau hampir 80 persen dari total investasi asing yang dilaporkan.

Posisi berikutnya ditempati Inggris dengan nilai investasi Rp54.534.360.286, kemudian Perancis sebesar Rp26.117.394.545, Italia sebesar Rp8.174.726.815, dan Belgia sebesar Rp3.999.985.013.