Insiden bermula dalam pertandingan tambahan waktu 2 x 15 menit setelah laga sebelumnya ditunda karena waktu pertandingan sudah malam.

Pertandingan pada awalnya berjalan normal. Namun, tensi meningkat setelah Black Crown mencetak gol sekitar menit ke-97.

Pertandingan kemudian berlangsung hingga sekitar menit ke-110. Wasit meniup peluit panjang sebagai tanda pertandingan berakhir.

Sekitar menit ke-111, pelatih Komodo United masuk ke lapangan. Panitia sempat menduga yang bersangkutan hendak menemui wasit dan bersalaman setelah pertandingan.

Namun, menurut dia, pelatih tersebut kemudian melakukan tindakan pemukulan terhadap wasit utama Fred.

Panitia bersama tim keamanan Polri segera mengamankan situasi. Korban kemudian mendapatkan pertolongan awal dan dibawa ke Siloam Hospitals Labuan Bajo untuk pemeriksaan serta penanganan medis.

Setelah itu, korban diarahkan ke Puskesmas Labuan Bajo untuk pemeriksaan dan pengambilan visum sebelum bersama keluarga mendatangi SPKT Polres Manggarai Barat.

Laporan tersebut telah diterima SPKT Polres Manggarai Barat. Panitia selanjutnya menyerahkan proses penanganan kepada pihak yang berwenang.