LABUANBAJOVOICE.COM – Senyum harapan akhirnya mulai merekah di wajah para orang tua di Kampung Lesem, Desa Golo Lajang, Kecamatan Pacar, Manggarai Barat.
Kekhawatiran bertahun-tahun terkait keselamatan anak-anak yang harus mempertaruhkan nyawa menyeberangi sungai deras demi menempuh pendidikan, kini perlahan menemukan titik terang.
Langkah konkret menghadirkan rasa aman itu dimulai pada Senin, 2 Februari 2026. Kepolisian Sektor (Polsek) Kuwus bersama jajaran aparat memulai pembangunan jembatan penyeberangan darurat di Sungai Wae Songkang.
Jalur ini selama bertahun-tahun menjadi akses vital sekaligus ancaman nyata bagi puluhan pelajar yang setiap hari melintasinya.
Pembangunan jembatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan percepatan pembangunan jembatan darurat di wilayah terpencil sebagai upaya menjamin keselamatan siswa menuju sekolah.
Kapolsek Kuwus, IPTU Arsilinus Lentar, menegaskan bahwa pembangunan jembatan darurat ini menjadi bentuk respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan