LABUANBAJOVOICE.COM – Suasana tenang di Desa Compang, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), berubah mencekam pada Senin malam (20/1/2026).
Sebuah perselisihan keluarga yang bermula dari ancaman, berakhir dengan tragedi hilangnya nyawa di dalam Rumah Adat Gendang Palit.
Rumah adat yang sejatinya menjadi simbol perlindungan, persatuan, dan kekeluargaan masyarakat Manggarai itu justru menjadi saksi bisu tewasnya MJ (55) secara mengenaskan.
Kronologis Kejadian
Peristiwa pilu ini bermula dari Pulau Dewata. Tiga bersaudara, YI (18), BM (24), dan PS (21), yang sedang mengadu nasib di Bali, menerima kabar yang membakar emosi melalui sambungan telepon.
Seorang kerabat mengabarkan bahwa ayah kandung mereka, YA (62), tengah diintimidasi secara hebat oleh korban MJ.
“Kabarnya, korban memaksa ayah mereka untuk berlutut memohon maaf di tengah perselisihan itu. Hal inilah yang diduga memicu kemarahan besar ketiga bersaudara tersebut,” kata Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya, S.T.K., S.I.K., M.H., dalam keterangannya, Selasa (27/1) siang.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan