Aloysius juga mengingatkan masyarakat agar ikut mengawasi setiap tahapan Pilkades, termasuk kinerja panitia di tingkat desa. Partisipasi warga dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga integritas dan kualitas demokrasi desa.
“Masyarakat harus ikut mengawasi seluruh proses dan tahapan Pilkades, termasuk kerja panitia. Selain itu, masyarakat perlu proaktif mengecek apakah namanya sudah masuk dalam daftar pemilih sementara sebelum ditetapkan menjadi DPT,” tegasnya.
Ia juga mengajak warga menggunakan hak pilih pada hari pencoblosan dan tidak golput. Menurutnya, pilihan masyarakat akan menentukan masa depan desa selama satu periode kepemimpinan kepala desa.
“Jangan golput. Gunakan hak pilih pada 29 September 2026 sesuai hati nurani. Pilihlah calon kepala desa yang mampu membangun dan memajukan desa, bukan karena politik uang. Masa depan desa selama delapan tahun sangat ditentukan oleh pilihan masyarakat sendiri,” katanya.
Ia berharap Pilkades Serentak 2026 dapat menghasilkan pemimpin-pemimpin desa yang berintegritas, memiliki visi pembangunan yang jelas, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah berbagai tantangan pembangunan pedesaan.





Tinggalkan Balasan