Perwakilan keluarga korban bahkan kembali mendatangi Markas Kepolisian Resor Manggarai Barat untuk meminta kejelasan penanganan perkara dan menuntut tanggung jawab dari pihak terkait.

Muhamad Rusli, adik kandung korban, mengatakan keluarga sebelumnya mendapat pemberitahuan dari penyidik terkait rencana pertemuan resmi antara keluarga korban dan pemilik dump truck.

“Semalam kami diberitahu oleh penyidik Kepolisian bahwa pada hari ini (Selasa 26 Mei 2026) akan diadakan pertemuan resmi antara pihak Keluarga Korban dengan Pemilik Dump Truck di kantor polisi untuk menyelesaikan persoalan ini,” kata Rusli kepada wartawan, Kamis, 28 Mei 2026.

Namun, kata Rusli, pemilik kendaraan tidak hadir dengan alasan masih berada di luar daerah.

“Namun, hari ini pemilik mobil dump truck tersebut tidak datang memenuhi panggilan dengan alasan bahwa beliau masih berada di Surabaya,” jelas Rusli.

Menurut keluarga korban, ketidakhadiran tersebut semakin memperkuat kesan minimnya empati dari pihak pemilik kendaraan terhadap keluarga yang sedang berduka.