“Untuk proses penyaluran selama ini semua pihak LSM hadir sendiri, tidak ada istilah titipan ke Pemdes. Untuk menentukan siapa yang berhak menerima itu ditentukan oleh mereka berdasarkan hasil bukti foto serta kategori kerusakan. Pemdes hanya sebagai jembatan penyaluran,” lanjut Fransiskus.
Di tengah berbagai bantuan yang mulai berdatangan dari lembaga sosial dan pihak swasta, Fransiskus mengatakan bantuan resmi dari pemerintah untuk sementara belum tersalurkan kepada warga Desa Belang Turi.
Menurutnya, pemerintah desa telah melakukan koordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Namun, salah satu kendala yang dihadapi adalah ketersediaan logistik di tingkat kabupaten.
“Untuk sementar bantuan resmi dari Pemerintah belum tersalur. Memang kami dudah melakukan koordinasi di beberapa OPD terkait, kendalanya ada kekosongan logistik di Kabupaten,” jelasnya.
Kondisi tersebut membuat Pemdes Belang Turi terus mencari alternatif dukungan sembari menunggu bantuan resmi pemerintah dapat disalurkan.





Tinggalkan Balasan