“Pasar Tiongkok sangat strategis bagi Labuan Bajo Flores. Lewat famtrip ini, para agen perjalanan tidak hanya mengenal Labuan Bajo dari foto, tetapi merasakan langsung pengalaman berwisata di sini, sehingga paket yang mereka tawarkan nanti lebih meyakinkan.” kata Andy.
Ia berharap pertemuan tersebut tidak berhenti pada kegiatan promosi, tetapi berlanjut menjadi kemitraan dan transaksi bisnis yang memberikan manfaat bagi pelaku industri pariwisata setempat.
Dari pihak swasta, Tiara dari Kaia Explorer Speedboat Labuan Bajo juga melihat peluang besar dari pasar Tiongkok. Ia menyebutkan bahwa wisatawan asal negara tersebut cukup banyak berkunjung pada periode liburan tertentu.
“Saat Chinese Golden Week atau musim ramai, tamu dari Tiongkok sangat banyak. Ditambah lagi, kini ada penerbangan langsung dari Malaysia dan Singapura, yang jelas menjadi peluang untuk memperluas pasar Tiongkok.” ujar Tiara.
Ia berharap kegiatan yang mempertemukan pemerintah dan pelaku usaha pariwisata dapat diselenggarakan lebih sering.





Tinggalkan Balasan