Menurut Petrus, pertemuan langsung tersebut dapat memperkuat kerja sama sekaligus memperluas jangkauan promosi Labuan Bajo kepada wisatawan Tiongkok.

“Kami berharap kegiatan ini membuka peluang kerja sama dan pada akhirnya menambah kunjungan wisatawan Tiongkok ke Labuan Bajo, ” harapnya.

Ia mengungkapkan, kunjungan wisatawan mancanegara ke destinasi yang dikelola pemerintah daerah selama ini cukup tinggi dan terus bertumbuh dari tahun ke tahun.

“Ini menjadi kekuatan kami untuk terus membenahi daya tarik wisata sekaligus mempromosikan Labuan Bajo dan Manggarai Barat secara keseluruhan,” ungkap Petrus.

Pelaksana Tugas Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menilai kegiatan tersebut menjadi kesempatan strategis untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dari Tiongkok.

Menurutnya, pengalaman langsung di destinasi dapat membantu agen perjalanan memahami potensi Labuan Bajo secara lebih mendalam sehingga mampu menyusun produk wisata yang sesuai dengan kebutuhan calon wisatawan.