Menurut Yudian Wahyudi, Pancasila telah membuktikan ketangguhannya sebagai fondasi bangsa di tengah perubahan dunia yang berlangsung sangat cepat.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya di tengah ketidakpastian global,” demikian kutipan pidato Kepala BPIP yang dibacakan Bupati Endi.

Ia menilai Indonesia merupakan contoh nyata bagaimana keberagaman dapat menjadi kekuatan pemersatu. Dengan lebih dari 17 ribu pulau, ratusan kelompok etnis, bahasa, dan budaya, Indonesia mampu menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain sebagai pemersatu, Pancasila juga disebut berfungsi sebagai jangkar moral dalam menghadapi berbagai turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi, perubahan sosial, hingga dinamika geopolitik internasional yang terus berkembang.

Dalam pidato tersebut, Kepala BPIP menegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menciptakan ketertiban dunia sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.