Kemudian, LANAL Labuan Bajo, Kodim 1630 Manggarai Barat, Ditpolair Polda NTT, Polair Polres Manggarai Barat, Koramil 1630-01 Komodo, KSOP Labuan Bajo, Pemerintah Desa Papagarang, serta masyarakat setempat.

Menurut Arif, pencarian akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya dengan pola penyisiran yang sama menyesuaikan kondisi cuaca dan arus laut.

Kepala Desa Papagarang, H. Abdullah, mengatakan masyarakat ikut terlibat aktif dalam pencarian menggunakan armada perahu nelayan milik warga. Solidaritas warga terlihat kuat sejak kabar hilangnya Sahidin menyebar ke kampung.

“Ada 4 perahu rata-rata isi satu perahu ada yang 10 ada 5 orang,” ujar H. Abdullah.

Sebelumnya, keluarga korban melalui Basir menjelaskan, Sahidin berangkat melaut bersama delapan nelayan lainnya untuk memancing cumi berukuran besar di sekitar perairan Pulau Padar. Setelah tiba di lokasi, mereka berpencar sesuai kebiasaan masing-masing.

Menurut Basir, para nelayan biasanya kembali berkumpul di perahu induk pada pagi hari. Namun hingga waktu yang ditentukan, Sahidin tidak kunjung muncul.