LABUANBAJOVOICE.COM – Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Manggarai Barat menyalurkan bantuan sembako dan perlengkapan sekolah (school kit) bagi siswa yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026.

Bantuan tersebut bersumber dari Reindo Syariah yang bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Pimpinan Pusat Muhammadiyah serta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pusat.

Ketua PD Muhammadiyah Manggarai Barat, Muhamad Arun, S.Pd., menjelaskan bahwa bantuan tersebut disalurkan kepada empat amal usaha Muhammadiyah yang berada di wilayah terdampak gempa.

Menurut dia, empat sekolah yang menjadi sasaran penyaluran bantuan yakni SMP Muhammadiyah Mbeliling di Warsawe, SMA Muhammadiyah Boleng di Terang, SMP Muhammadiyah Mburak di Lemes Macang Tanggar, dan SMK Muhammadiyah Golo Mori.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan terhadap murid-murid yang terdampak gempa bumi di Manggarai Barat,” ujar Arun, Selasa (3/11/2026).

Lebih lanjut, ia katakan, bantuan ini secara khusus ditujukan kepada para siswa yang ikut merasakan dampak bencana gempa bumi.

Bantuan ini, tambah Arun, hasil kerja sama dengan Reindo Syariah, LAZISMU Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan BAZNAS Pusat untuk menyalurkan bantuan berupa sembako dan perlengkapan sekolah kepada empat amal usaha Muhammadiyah.

“Melalui kerja sama Reindo Syariah, LAZISMU Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan BAZNAS Pusat, PD Muhammadiyah Manggarai Barat menyalurkan bantuan berupa sembako dan perlengkapan sekolah kepada murid-murid di empat amal usaha Muhammadiyah yang terdampak gempa,” ujarnya.

Ia mengatakan, penyaluran bantuan dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 1 dan 2 November 2026.

Pada Minggu, 1 November 2026, bantuan disalurkan di SMP Muhammadiyah Mbeliling, Warsawe, serta SMA Muhammadiyah Boleng di Terang, Desa Golo Sepang.

Selanjutnya, pada Senin, 2 November 2026, penyaluran dilaksanakan di SMP Muhammadiyah Mburak, Lemes, Desa Macang Tanggar, serta SMK Muhammadiyah Golo Mori.

Arun berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar siswa sekaligus mendukung pemulihan aktivitas pendidikan setelah bencana.

Ia menegaskan, perhatian terhadap anak-anak dan keberlangsungan pendidikan menjadi bagian penting dalam proses pemulihan pascagempa.

Arun berharap bantuan ini dapat meringankan beban para murid dan keluarga mereka.

Lebih dari itu, ia ingin anak-anak kembali bersemangat mengikuti kegiatan belajar mengajar, bangkit dari dampak bencana, dan tetap memiliki harapan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“Harapan kami, dengan adanya bantuan ini, semangat belajar murid-murid di sekolah dapat kembali pulih dan bangkit setelah dilanda bencana gempa bumi pada 15 Agustus lalu,” katanya.

“Kami ingin anak-anak tetap memiliki semangat untuk belajar dan melanjutkan pendidikan meskipun sempat menghadapi situasi sulit akibat bencana,” tambahnya.

Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Reindo Syariah, LAZISMU Pimpinan Pusat Muhammadiyah, serta BAZNAS Pusat atas kepedulian dan dukungan yang diberikan kepada murid-murid di empat amal usaha Muhammadiyah di Manggarai Barat.

Penyaluran bantuan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan di Manggarai Barat, khususnya bagi siswa yang membutuhkan dukungan setelah mengalami dampak bencana alam.

Melalui kolaborasi berbagai lembaga tersebut, diharapkan proses pemulihan pascagempa tidak hanya menyentuh aspek kebutuhan masyarakat, tetapi juga membantu mengembalikan semangat dan keberlanjutan pendidikan generasi muda.**