“Bagi kami, MotoGP bukan hanya soal race weekend. Pertamina Mandalika International Circuit juga harus jadi bagian dari ekosistem yang mempertemukan penggemar, komunitas, dan talenta Indonesia.” jelasnya.
Ekosistem tersebut juga berkaitan dengan semakin banyaknya pebalap Indonesia yang tampil di kejuaraan dunia. Mario Suryo Aji yang berlaga di Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3 menjadi dua nama yang mendapat perhatian penggemar tanah air.
Menurut Ananda, kiprah keduanya menunjukkan bahwa pebalap Indonesia memiliki peluang untuk bersaing di tingkat internasional.
“Semangat ini yang ingin terus kita tumbuhkan,” tegas Ananda.
Dukungan komunitas dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga antusiasme tersebut. Kehadiran pebalap Indonesia di kejuaraan dunia juga diharapkan dapat menginspirasi munculnya generasi baru di dunia motorsport.
Selain membangun ekosistem olahraga, Pertamina Grand Prix of Indonesia memiliki dampak ekonomi yang luas. Pada penyelenggaraan 2025, event tersebut mencatat 140.324 penonton.





Tinggalkan Balasan