Pagi Masih Bekerja, Malam Berpulang
Kehilangan suami menjadi pukulan berat bagi Margareta. Sebab, kepergian tersebut terjadi secara tiba-tiba ketika keluarga tidak memiliki firasat akan kehilangan sosok yang selama ini menjadi tulang punggung mereka.
Suaminya dikenal sebagai pekerja keras dan telah bekerja di CV Ucis selama kurang lebih 10 tahun.
Keduanya menjalani kehidupan sederhana di Labuan Bajo. Hingga kini, Margareta bersama putrinya masih tinggal di rumah kontrakan.
Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai seorang anak perempuan yang kini duduk di kelas IV SDN 2 Labuan Bajo.
Margareta mengatakan, suaminya memang memiliki riwayat hipertensi. Namun, kondisi tersebut selama ini dikontrol secara rutin dan tidak pernah disertai keluhan penyakit serius lainnya.
Pada pagi 6 Juni 2026, semuanya masih berjalan normal.
Sang suami berangkat bekerja seperti biasa. Ia masih terlihat aktif dan bersemangat.
Namun, pada malam hari, kabar duka datang begitu cepat.
“Paginya beliau masih bekerja, masih aktif dan penuh semangat. Tidak ada keluhan sakit. Tapi malam harinya beliau tiba-tiba meninggal dunia. Semuanya terjadi begitu mendadak,” tutur Margareta.





Tinggalkan Balasan