LABUANBAJOVOICE.COM — Kolang FC tampil luar biasa pada babak kedua dan menghancurkan Wae Mata FC dengan skor 6-1 dalam laga babak pengisian Turnamen PSSI Cup II Manggarai Barat 2026 Pool G yang berlangsung di Ora Flobamora Stadion, Labuan Bajo, Selasa (11/8/2026).
Pertandingan yang dipimpin wasit utama Hans itu berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka dengan saling menekan.
Kolang FC mencoba membangun serangan melalui sektor sayap kanan. Pergerakan pemain dari sisi tersebut beberapa kali merepotkan pertahanan Wae Mata FC.
Namun, Wae Mata FC mampu memberikan perlawanan melalui permainan lini tengah yang cukup aktif. Yanto menjadi salah satu pemain yang beberapa kali memperoleh peluang emas.
Sayangnya, peluang-peluang tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol.
Wae Mata FC justru tampil lebih dominan pada babak pertama. Penguasaan bola mereka terlihat lebih baik dibandingkan Kolang FC.
Sebaliknya, permainan Kolang FC belum sepenuhnya tertata. Koordinasi dan kerja sama antarpemain masih belum maksimal sehingga sejumlah serangan belum menghasilkan ancaman berarti.
Meski kedua tim memperoleh beberapa peluang, tidak ada gol yang tercipta hingga pertandingan memasuki waktu istirahat.
Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Kolang FC Menggila Setelah Turun Minum
Situasi berubah drastis pada babak kedua.
Kolang FC memperbaiki pola permainan dan meningkatkan intensitas kerja sama antar lini. Kombinasi antara lini tengah dan sektor sayap mulai berjalan lebih efektif.
Sebaliknya, daya serang Wae Mata FC mulai menurun. Stamina sejumlah pemain terlihat terkuras sehingga koordinasi permainan tidak lagi sekuat pada babak pertama.
Pertahanan Wae Mata FC yang dipimpin Mustaji sempat membuat lini depan Kolang FC kesulitan menembus pertahanan.
Namun, tekanan yang datang secara terus-menerus akhirnya membuat pertahanan Wae Mata FC mulai kehilangan konsentrasi.
Kolang FC membuka keunggulan pada menit ke-54 melalui Saverius Turut. Pemain tersebut berhasil memanfaatkan umpan dari sektor sayap kanan untuk mencetak gol pertama.
Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan.
Kolang FC semakin percaya diri dan terus meningkatkan tekanan. Pada menit ke-61, mereka kembali mencetak gol ketika Wae Mata FC harus kehilangan dua pemain yang keluar lapangan akibat cedera.
Situasi tersebut membuat koordinasi lini belakang Wae Mata FC semakin rapuh.
Florensius Dilan, pemain bernomor punggung 9, kemudian memperbesar keunggulan Kolang FC pada menit ke-64.
Umpan dari sektor sayap dan lini tengah berhasil dimanfaatkan dengan baik sehingga Kolang FC semakin menjauh.
Tidak berhenti di sana, Saverius Turut kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-71.
Ia memanfaatkan kelengahan lini belakang Wae Mata FC untuk mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut.
Wae Mata FC berusaha bangkit setelah tertinggal jauh.
Octo, pemain bernomor punggung 7, bersama Mustaji yang mengenakan nomor punggung 4 berusaha mengangkat permainan tim.
Keduanya dikenal cukup sering tampil dalam berbagai turnamen antarkampung di Manggarai Raya.
Namun, tekanan Kolang FC tetap sulit dihentikan.
Pada menit ke-78, Fansianus Janggur kembali membawa Kolang FC semakin jauh dari kejaran Wae Mata FC.
Wae Mata FC baru mampu memberikan respons pada menit ke-82 melalui Iksan.
Gol tersebut sempat memberikan harapan bagi Wae Mata FC untuk memperkecil ketertinggalan. Namun, momentum pertandingan tetap berada di tangan Kolang FC.
Hingga pertandingan berakhir, Kolang FC mampu mempertahankan keunggulannya dan menutup laga dengan kemenangan telak 6-1.
Kemenangan besar Kolang FC memperlihatkan perbedaan permainan yang cukup mencolok antara babak pertama dan kedua.
Wae Mata FC sempat tampil lebih dominan pada paruh pertama. Penguasaan bola dan aktivitas lini tengah mereka mampu membuat Kolang FC kesulitan mengembangkan permainan.
Namun, situasi berubah setelah jeda.
Kolang FC mampu memperbaiki koordinasi antarlini, meningkatkan intensitas permainan, serta memaksimalkan serangan dari sektor sayap.
Perubahan tersebut membuat Kolang FC mampu menciptakan tekanan secara konsisten dan memanfaatkan celah di lini belakang Wae Mata FC.
Dari skor 0-0 pada babak pertama, Kolang FC kemudian mencetak enam gol pada paruh kedua dan memastikan kemenangan 6-1.
Hasil tersebut menjadi sinyal penting bagi tim-tim lain di Pool G PSSI Manggarai Barat 2026.
Kolang FC menunjukkan kemampuan untuk bertahan dalam pertandingan ketat sekaligus mengubah momentum menjadi kemenangan besar ketika menemukan celah permainan lawan.
Babak pengisian PSSI Manggarai Barat 2026 kembali bergulir pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Pada pertandingan pukul 14.00 Wita, Ora Putra dijadwalkan menghadapi Buntal FC.
Sementara pada pertandingan lainnya, SDV akan berhadapan dengan Gladiator.
Hasil pertandingan Kolang FC versus Wae Mata FC membuat persaingan di Pool G semakin menarik untuk diikuti, terutama dalam perebutan posisi terbaik menuju fase berikutnya.**





Tinggalkan Balasan