Dalam proses tersebut, AHWA juga menitipkan pesan penting agar Rais Aam terpilih merangkul seluruh potensi yang ada di tubuh NU dan mengajak seluruh elemen bersama-sama merawat serta mengurus organisasi.

Pada tahapan berikutnya, AHWA secara mufakat menetapkan KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026–2031.

Keputusan tersebut diambil setelah lima nama calon ketua umum dimusyawarahkan oleh Rais Aam terpilih bersama anggota AHWA. Penetapan Gus Kikin diumumkan pada Senin pagi, 31 Agustus 2026.

Dengan demikian, kepemimpinan PBNU periode 2026–2031 berada di bawah kepemimpinan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum.

Ketua PCNU Manggarai Barat Sampaikan Proficiat

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Manggarai Barat, H. Ishak M. Jabi, yang menjadi salah satu muktamirin pada Muktamar ke-35 NU, menyampaikan proficiat atas terpilihnya KH Miftachul Akhyar dan Gus Kikin.

H. Ishak M. Jabi menilai amanah yang diberikan Muktamar kepada kedua tokoh tersebut merupakan tanggung jawab besar untuk membawa NU semakin kuat dalam menjalankan khidmah kepada umat, masyarakat, bangsa dan negara.