LABUANBAJOVOICE.COM – Turnamen Esport Kapolri Cup 2026 tingkat Kabupaten Manggarai Barat resmi dimulai di halaman Kantor Polres Manggarai Barat, Kampung Ujung, Labuan Bajo, Selasa (23/6/2026).

Sebanyak 11 tim mendaftar untuk memperebutkan gelar juara sekaligus tiket menuju kompetisi tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kupang.

Ketua Panitia Turnamen, AKP Lufthi Darmawan Aditya, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus upaya Polri merangkul generasi muda melalui aktivitas positif di ruang digital.

“Ini merupakan program dari Mabes Polri melalui Direktorat Siber untuk menggandeng anak-anak muda agar dapat berkontribusi dalam menangkal berbagai kejahatan siber. Karena itu peserta dibatasi pada usia 16 sampai 22 tahun,” kata AKP Lufthi saat menyampaikan laporan panitia.

AKP Lufthi yang juga menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat menjelaskan, juara pertama turnamen akan mewakili Manggarai Barat pada kompetisi tingkat Provinsi NTT di Kupang. Jika berhasil menjadi juara, tim tersebut berpeluang melaju ke tingkat nasional di Jakarta.

Selain menjadi ajang kompetisi, panitia juga menekankan pentingnya sportivitas selama pertandingan berlangsung.

“Saya harap semua peserta menjunjung tinggi sportivitas. Jangan sampai ada taunting berlebihan yang memicu konflik. Tunjukkan bahwa komunitas esport mampu bersaing secara sehat dan profesional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Harian Esport Indonesia (ESI) Manggarai Barat, Abdul Hamid, menyebut turnamen tersebut menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali ekosistem esport yang sempat vakum dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, minat masyarakat Manggarai Barat terhadap dunia game sangat besar, namun belum diimbangi dengan pembinaan organisasi yang berkelanjutan.

“Dengan momentum turnamen kali ini, saya mengajak seluruh komunitas untuk bersama-sama membangun Esport Manggarai Barat. Selama ini banyak peluang turnamen tingkat provinsi dan nasional yang belum bisa kita manfaatkan secara maksimal,” kata Hamid.

Ia berharap kolaborasi antara ESI dan Polri melalui Kapolri Cup dapat melahirkan atlet-atlet esport berprestasi yang mampu mengharumkan nama Manggarai Barat di tingkat yang lebih tinggi.

“Jangan lihat hadiahnya, tetapi lihat peluang ke depannya. Jika bisa lolos hingga tingkat nasional, tentu ini menjadi kebanggaan bagi daerah dan menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya,” ujarnya.

Hamid kemudian secara resmi membuka Turnamen Esport Kapolri Cup 2026 tingkat Kabupaten Manggarai Barat yang berlangsung hingga malam hari dengan sistem pertandingan gugur.**