Ketiganya diterima dengan baik oleh tuan rumah dan mengikuti kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan.

Namun situasi berubah setelah terjadi interaksi antara salah seorang anggota TNI dengan anggota Brimob yang hadir dalam acara tersebut.

Tak lama kemudian, seluruh anggota Brimob disebut diminta meninggalkan lokasi.
Sekitar 30 menit berselang, lebih dari 15 anggota Brimob kembali mendatangi lokasi acara.

“Menurut hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, setibanya di lokasi, sejumlah anggota Brimob diduga langsung menarik Pratu I.B. ke arah jalan raya sejauh kurang lebih 40 meter sebelum kemudian terjadi tindakan pemukulan dan pengeroyokan,” ungkap Kolonel Inf Amrizal Nasution

“Saat Pratu I.W. berupaya memberikan pertolongan, yang bersangkutan juga menjadi sasaran pemukulan dan pengeroyokan, saat dikeroyok, Pratu I W berhasil mencari celah untuk kabur dan langsung berlari menuju rumah orang tuanya untuk mengambil sebuah pisau kerambit,” tambahnya.

Keterangan tersebut, lanjut Kapendam, diperkuat sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian.