Ia menilai pelatihan pemasaran digital menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha mikro yang ingin meningkatkan daya saing produknya.

“Selama ini kami lebih fokus pada produksi dan penjualan secara langsung. Melalui workshop ini kami mendapatkan banyak pengetahuan mengenai cara membangun branding, membuat konten promosi yang menarik, hingga memahami kebutuhan pasar yang terus berkembang. Kami berharap ilmu yang diperoleh bisa membantu produk kami menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Selain pelatihan, ITDC juga menyerahkan bantuan 10 unit tempat sampah kepada Pokdarwis Monkey Cave Desa Prabu. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung pengelolaan kebersihan dan peningkatan kualitas destinasi wisata berbasis alam dan budaya yang menjadi salah satu daya tarik utama desa tersebut.

Dukungan sarana kebersihan itu diharapkan mampu menciptakan lingkungan wisata yang lebih nyaman, bersih, dan berkelanjutan.

Langkah tersebut sekaligus mempertegas komitmen ITDC dalam mendukung pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga keberlanjutan lingkungan.**