Kemitraan tersebut menjadi contoh konkret bagaimana sektor pariwisata dapat menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa melalui kerja sama yang saling menguntungkan.
Tidak hanya memperluas pasar produk lokal, tetapi juga meningkatkan nilai tambah ekonomi yang dinikmati langsung oleh warga sekitar.
Dalam workshop tersebut, peserta memperoleh materi mengenai strategi pemasaran digital, teknik membangun branding produk, pengembangan kemasan, hingga praktik membuat konten promosi yang efektif di berbagai platform digital.
Materi disampaikan oleh Marketing Communication Pullman Lombok Mandalika Merujani Beach Resort Ryan Rinaldy, Corporate Digital ITDC Imam Khoirul, serta Public Community and Relation (PCR) The Mandalika Adjat Sudrajat.
Melalui pelatihan itu, para pelaku UMKM didorong untuk meningkatkan visibilitas produk, memperluas jaringan pemasaran, dan memperkuat peluang kemitraan dengan hotel, restoran, maupun pelaku usaha lain yang berada di kawasan pariwisata.
Ketua Pokdarwis Monkey Cave Desa Prabu, Zaki Yurahman, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan tersebut.





Tinggalkan Balasan