LABUANBAJOVOICE.COM — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi Flores terus mengalir. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur bersama Kantor Imigrasi Labuan Bajo menyalurkan bantuan dan sumbangan dari Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XIX Tahun 2026 kepada warga Warsawe, Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Minggu (23/8/2026).
Penyerahan bantuan dipimpin langsung Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT, Saroha Manullang, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Ditjen Imigrasi NTT, Marlindawati Manullang, serta Kepala Kantor Imigrasi Labuan Bajo, Charles Mathaus Christian Mathaus.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi dan solidaritas antara Kanwil Ditjen Imigrasi NTT, Kantor Imigrasi Labuan Bajo, serta peserta PKN Tingkat II Angkatan XIX yang berasal dari unsur Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kejaksaan Republik Indonesia, Kepolisian Republik Indonesia, dan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia.
Bantuan diserahkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang masih menghadapi dampak bencana gempa bumi. Kehadiran jajaran imigrasi bersama peserta PKN juga menjadi wujud kepedulian untuk melihat dan merasakan secara langsung kondisi masyarakat pascabencana di Pulau Flores, NTT.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi NTT, Saroha Manullang, mengatakan bantuan tersebut bukan semata-mata dinilai dari jumlah atau nilainya. Menurut dia, yang lebih penting adalah semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
Ia katakan, kami hadir di tengah masyarakat bukan hanya dalam kapasitas sebagai aparatur pemerintah, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut merasakan apa yang sedang Bapak dan Ibu hadapi.
“Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Saroha.
Saroha juga memberikan penguatan kepada masyarakat agar tetap kuat dan optimistis dalam menjalani masa pemulihan pascabencana.
“Yang terpenting adalah kita tetap kuat, saling membantu dan saling menguatkan. Jangan kehilangan harapan. Bersama-sama kita bangkit dan melewati masa sulit ini,” tambahnya.
Menurut Saroha, kegiatan tersebut merupakan bagian dari semangat dengan tagline #KamiAdaBersamaRakyat dan #ImigrasiUntukRakyat.
Ia menegaskan, jajaran imigrasi tidak hanya hadir melalui pelayanan keimigrasian, tetapi juga berupaya memberikan manfaat kepada masyarakat melalui kegiatan sosial, kolaborasi, serta penyaluran bantuan dari para donatur dan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Cunca Wulang, Pius Suparjo Sehadu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan kepada masyarakat Desa Cunca Wulang.
Mewakili pemerintah desa dan seluruh warga, Pius mengatakan bantuan tersebut sangat berarti, terutama bagi masyarakat yang masih menjalani proses pemulihan setelah terdampak gempa bumi.
“Kami atas nama Pemerintah Desa Cunca Wulang dan seluruh masyarakat menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT beserta jajaran, Kantor Imigrasi Labuan Bajo, Para Peserta Diklat PKN II Angaktan XIX Tahun 2026 Badiklat Kejagung, LAN RI serta seluruh pihak yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat kami,” ungkap Pius.
Pius berharap perhatian dan kepedulian tersebut dapat menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk bangkit dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
Penyerahan bantuan berlangsung dalam suasana keakraban dan kekeluargaan. Kehadiran jajaran Kanwil Ditjen Imigrasi NTT bersama peserta PKN Tingkat II Angkatan XIX menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas di tengah masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga negara, masyarakat maupun para donatur.
Melalui aksi sosial tersebut, jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi NTT menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kehadiran itu tidak hanya diwujudkan melalui tugas pelayanan keimigrasian, tetapi juga melalui aksi sosial dan kepedulian kemanusiaan.**





Tinggalkan Balasan