LABUANBAJOVOICE.COM – Peringatan Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional 2026 menjadi momentum bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Manggarai Barat untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan penjualan produk lokal.
Mengusung tema “UMKM Terkoneksi, Tumbuh Berinovasi”, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (Disnakertranskop UKM) Kabupaten Manggarai Barat menggelar Bazar UMKM yang melibatkan 14 pelaku usaha lokal di halaman sejumlah kantor perangkat daerah.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Manggarai Barat, Fatinci Reynilda, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan ruang promosi, pemasaran, sekaligus penguatan kapasitas usaha bagi UMKM lokal.
“Melalui bazar ini, pemerintah ingin memastikan UMKM tidak hanya memiliki produk yang berkualitas, tetapi juga mendapatkan akses pasar yang lebih luas. Kami melihat antusiasme masyarakat cukup tinggi dan ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan ekonomi lokal,” ujar Fatinci, Kamis (9/7/2026).
Bazar tersebut sebenarnya telah berlangsung selama empat hari, yakni pada 22 hingga 25 Juni 2026, namun menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional yang diperingati setiap 10 Juli.
Pelaksanaan bazar mengacu pada Surat Edaran Bupati Manggarai Barat Nomor TKT.560/72-KopUKM/VI/2026 yang mewajibkan seluruh perangkat daerah menyediakan ruang bazar di halaman kantor masing-masing sebagai bentuk dukungan terhadap produk UMKM lokal.
Dalam kegiatan itu, sejumlah pelaku usaha memasarkan berbagai produk unggulan, mulai dari makanan olahan, minuman siap saji hingga produk pangan khas daerah.
Beberapa UMKM yang ikut ambil bagian antara lain Lapak Aline, Sari Toga Komodo, Dapur Mama Achiera, Dapur Dite, Kantin De Ine, serta pelaku UMKM lokal lainnya.
Fatinci mengungkapkan hasil evaluasi setelah bazar menunjukkan dampak positif terhadap pelaku usaha.
Menurutnya, sebagian besar peserta mengaku mengalami peningkatan penjualan selama kegiatan berlangsung. Produk yang dipasarkan mendapat respons baik dari masyarakat maupun aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di lingkungan pemerintah daerah.
“Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, para pelaku UMKM menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat. Mereka merasa sangat terbantu karena sebagian besar produk yang dijual habis terjual dan mampu meningkatkan omzet usaha,” kata Fatinci.
Ia menambahkan, bazar tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga sarana memperkenalkan kualitas produk lokal kepada konsumen yang lebih luas.
Pelaku UMKM Minta Program Berkelanjutan
Keberhasilan bazar membuat para pelaku usaha berharap program serupa dapat menjadi agenda rutin pemerintah daerah.
Mereka menilai pemanfaatan halaman kantor pemerintah sebagai lokasi bazar merupakan langkah efektif karena menghadirkan pasar yang jelas serta mempertemukan langsung produsen dengan konsumen.
Salah seorang pelaku UMKM peserta bazar, Irma, pemilik Dapur Dite, mengaku penjualan selama bazar meningkat dibanding hari-hari biasa.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya bazar ini. Produk kami lebih dikenal masyarakat dan penjualan juga meningkat. Harapan kami kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan secara rutin, bukan hanya saat peringatan hari besar, sehingga UMKM lokal semakin berkembang,” ujarnya.
Ia mengatakan dukungan pemerintah memberi motivasi bagi pelaku usaha untuk terus berinovasi.
“Ketika pemerintah membuka ruang seperti ini, kami merasa dihargai. Semoga ke depan semakin banyak kesempatan promosi agar UMKM Manggarai Barat mampu bersaing dan naik kelas,” katanya.
Fatinci juga menegaskan seluruh rangkaian pelaksanaan bazar telah dilaporkan secara resmi kepada Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi.
Laporan tersebut, kata dia, menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah dalam merancang program pemberdayaan UMKM yang lebih berkelanjutan, termasuk memperluas akses promosi, pemasaran, dan kolaborasi lintas perangkat daerah.
Ia berharap momentum Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi penguat ekosistem usaha lokal yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat perekonomian Manggarai Barat.**





Tinggalkan Balasan