“Pemerintah mendukung penuh atas pembangunan ini, yang dinilai sebagai bagian penting dari penguatan pelayanan publik di kawasan super prioritas Labuan Bajo,” ujar Stefanus.

Prosesi peletakan batu pertama diawali dengan ritual adat Manggarai Tai Hang sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal sekaligus doa bersama agar pembangunan berjalan lancar, aman, dan membawa manfaat bagi masyarakat.

Selanjutnya dilakukan pengecoran pondasi secara simbolis oleh Kakanwil Direktorat Jenderal Imigrasi NTT bersama Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo dan unsur Forkopimda yang hadir, di antaranya Komandan Lanal Labuan Bajo, Dandim 1630 Manggarai Barat, Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Barat, serta Ketua Pengadilan Negeri Labuan Bajo.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo, Charles Christian M., menegaskan seluruh tahapan pembangunan akan diawasi agar memenuhi standar kualitas konstruksi dan keselamatan kerja.

“Kami telah menegaskan kepada pihak penyedia jasa konstruksi untuk mengutamakan mutu, keselamatan kerja (K3), dan kepatuhan terhadap spesifikasi teknis. Kami berharap proses pembangunan ini berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai,” pungkasnya.