LABUANBAJOVOICE.COM – Destinasi pariwisata The Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, kembali mencatat pengakuan internasional. Budi Wahjono, General Manager Pullman Lombok Merujani Mandalika Beach Resort, resmi masuk dalam daftar Top 100 Hotel General Managers in the World 2025 versi Luxury Lifestyle Awards.

Dalam daftar bergengsi tingkat global tersebut, Indonesia diwakili oleh empat nama, dan Budi Wahjono menjadi salah satu figur yang memperoleh pengakuan internasional.

Penghargaan ini menempatkan Pullman Lombok Merujani sejajar dengan hotel-hotel premium di Timur Tengah, Eropa, Amerika Serikat, dan Asia.

Luxury Lifestyle Awards memberikan apresiasi kepada para pemimpin hotel yang dinilai memiliki visi kuat, kepemimpinan strategis, ketangguhan operasional, serta kontribusi nyata dalam meningkatkan standar industri hospitality global.

Masuknya Budi Wahjono dalam jajaran Top 100 dunia mempertegas bahwa ekosistem pariwisata The Mandalika memiliki kualitas talenta dan layanan yang mampu bersaing di level internasional.

Bagi Budi Wahjono, capaian ini bukan sekadar penghargaan personal, melainkan amanah untuk terus meningkatkan standar kepemimpinan dan mutu layanan di sektor perhotelan modern yang semakin kompetitif dan berorientasi keberlanjutan.

“Pengakuan ini saya persembahkan untuk seluruh tim yang setiap hari bekerja dengan dedikasi dan semangat melayani,” ujar Budi dalam keterangannya kepada media, Senin (16/2).

Sebagai General Manager, tambahnya, dirinya berperan untuk memastikan setiap individu merasa diberdayakan dan memiliki visi yang sama. Masuk dalam Top 100 Hotel General Managers menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi mereka.

“Pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi tim serta dukungan ITDC sebagai pengelola kawasan,” kata Budi.

Menurutnya, pihaknya percaya The Mandalika memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi kelas dunia, dan mereka berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik sekaligus inovasi keberlanjutan yang membawa manfaat bagi lingkungan dan komunitas lokal.

Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menyampaikan kebanggaan atas capaian tersebut.

Menurutnya, penghargaan ini menegaskan bahwa tenant di kawasan The Mandalika tidak hanya berkembang dari sisi infrastruktur dan fasilitas, tetapi juga unggul dalam kualitas kepemimpinan dan pelayanan.

“Prestasi yang diraih, menegaskan bahwa tenant-tenant di The Mandalika tidak hanya berkembang dari sisi fasilitas, tetapi juga memiliki kualitas kepemimpinan dan layanan yang diakui secara global.” kata Troy.

“ITDC terus mendorong terciptanya ekosistem hospitality yang berdaya saing internasional sekaligus berkelanjutan,” tambahnya.

ITDC menilai keberhasilan Pullman Lombok Merujani merupakan refleksi keberhasilan pengelolaan kawasan secara terpadu.

Sinergi antara pengelola kawasan dan pelaku usaha hotel, resort, restoran, serta atraksi wisata menjadi fondasi dalam menghadirkan pengalaman pariwisata yang unggul, berstandar global, sekaligus berdampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

Capaian ini melengkapi prestasi sebelumnya yang diraih Pullman Lombok Merujani Mandalika Beach Resort, yakni International Sustainability Award 2025 – Farm to Table.

Penghargaan tersebut diberikan atas inovasi green hotel yang dinilai unik dan berdampak nyata.

Sejumlah program keberlanjutan yang diterapkan antara lain pengolahan sisa sarapan menjadi pupuk organik cair, produksi minyak kayu putih dan minyak kelapa dari tanaman di area hotel, hingga pembuatan minyak frangipani dari bunga kamboja yang dikumpulkan setiap hari.

Inovasi ini tidak hanya mengurangi limbah operasional, tetapi juga menghasilkan produk ramah lingkungan yang dimanfaatkan untuk kebutuhan hotel dan masyarakat sekitar.

Dengan dua capaian strategis—pengakuan kepemimpinan global dan penghargaan sustainability internasional—The Mandalika semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi pariwisata terpadu yang kompetitif, inovatif, dan berstandar dunia.**