Fathur Rahman menyampaikan, dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan.

“Dengan ditemukannya kedua korban dalam kondisi meninggal dunia, operasi SAR kami nyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing,” tegasnya.

Operasi pencarian dan evakuasi melibatkan berbagai unsur, diantaranya dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Pos SAR Manggarai Barat, Lanal Labuan Bajo, Ditpolairud Polda NTT, Satpolairud Polres Manggarai Barat, KSOP Labuan Bajo, KKP Labuan Bajo, dan P3KOM.

Dalam operasi tersebut, Tim SAR mengerahkan satu unit RIB 500 PK Pos SAR Manggarai Barat, satu unit Speed Boat KSOP Labuan Bajo, serta satu unit Speed Boat Polair Labuan Bajo.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pelaku wisata dan wisatawan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, gelombang laut, serta mematuhi prosedur keselamatan sebelum melakukan aktivitas snorkeling maupun wisata bahari di kawasan Labuan Bajo.**