LABUANBAJOVOICE.COM — Aparat Polres Manggarai Barat memastikan penyelidikan mendalam terus dilakukan terkait tragedi ambruknya jembatan gantung di kawasan wisata alam Cunca Wulang, Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, yang menewaskan dua wisatawan asal Austria, Minggu (24/5/2026).
Kepolisian menegaskan penanganan kasus tersebut tidak hanya berfokus pada proses evakuasi korban, tetapi juga mengusut aspek keselamatan infrastruktur wisata dan dugaan kelalaian pengelola destinasi.
Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang mengatakan penyelidikan dilakukan secara serius dan transparan mengingat insiden tersebut menyebabkan hilangnya nyawa wisatawan mancanegara.
Menurut dia, penyidik tengah mendalami kemungkinan adanya unsur pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 359 KUHP terkait kelalaian yang menyebabkan orang meninggal dunia.
“Kami tidak main-main dengan keselamatan wisatawan yang berkunjung ke wilayah Manggarai Barat. Tim Identifikasi (Inafis) Sat Reskrim Polres Manggarai Barat saat ini sedang melakukan olah TKP mendalam untuk memeriksa kelayakan teknis jembatan kayu tersebut,” jelas Kapolres Christian.
Polisi kini memfokuskan penyelidikan pada kondisi konstruksi jembatan, sistem pemeliharaan infrastruktur wisata, hingga standar keamanan yang diterapkan pengelola kawasan wisata.
Sejumlah bagian jembatan yang ambruk telah dipasang garis polisi untuk kepentingan pemeriksaan teknis oleh tim identifikasi dan penyidik Satreskrim Polres Manggarai Barat.
Selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), kepolisian juga akan memanggil pihak pengelola destinasi wisata untuk dimintai keterangan resmi.
Kapolres Christian menegaskan pemanggilan tersebut penting guna mengetahui sejauh mana penerapan standar operasional keselamatan di kawasan wisata tersebut.
“Kami juga akan memanggil pihak pengelola destinasi wisata Cunca Wulang untuk dimintai keterangan secara intensif terkait standar keselamatan (SOP) dan pemeliharaan infrastruktur yang mereka terapkan selama ini,” tambahnya.
Insiden maut di kawasan wisata alam Cunca Wulang itu menjadi perhatian serius aparat kepolisian karena menyangkut keamanan destinasi wisata internasional di Manggarai Barat yang selama ini menjadi salah satu pintu utama pariwisata premium di Indonesia.
Polisi juga memastikan proses penyelidikan dilakukan secara profesional, termasuk mengumpulkan keterangan saksi, pemandu wisata, aparat desa, hingga pihak pengelola objek wisata.
Sementara itu, kawasan wisata Cunca Wulang ditutup sementara untuk kepentingan investigasi dan evaluasi keselamatan infrastruktur wisata.**






Tinggalkan Balasan