Realisasi program di Mbeliling mencapai 100 persen dan tidak ada lagi keluarga sasaran yang tercatat belum terjangkau.
Posisi berikutnya ditempati Kecamatan Lembor dengan realisasi 88,31 persen. Dari 154 keluarga sasaran, sebanyak 136 keluarga telah menerima bantuan, sementara 18 keluarga masih tersisa.
Sementara itu, Kecamatan Sano Nggoang mencatat realisasi 74,78 persen. Dari 115 keluarga sasaran, sebanyak 86 keluarga telah menerima bantuan.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa percepatan intervensi dapat menghasilkan capaian tinggi apabila pendataan, penyaluran, dan pendampingan berjalan secara efektif.
Di sisi lain, sejumlah wilayah masih membutuhkan perhatian serius.
Kecamatan Pacar menjadi wilayah dengan capaian terendah. Dari 91 keluarga sasaran, belum ada satu pun keluarga yang tercatat menerima bantuan. Realisasinya masih 0 persen dengan 91 keluarga tersisa.
Dalam laporan tersebut, Kecamatan Pacar masuk kategori wilayah yang membutuhkan pembinaan dan pengawalan.
Kecamatan Kuwus Barat baru mencapai 6,25 persen. Dari 48 keluarga sasaran, baru tiga keluarga yang menerima bantuan.





Tinggalkan Balasan