Pembangunan rumah tenun di Kelibara diharapkan mendukung keberlanjutan keterampilan menenun yang menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat Ende.

Tenun tradisional bukan sekadar produk kerajinan. Di dalamnya terdapat pengetahuan yang diwariskan antargenerasi, keterampilan mengolah bahan, serta nilai budaya yang melekat pada kehidupan masyarakat.

Keberadaan rumah tenun diharapkan dapat menjadi ruang untuk menjaga pengetahuan tersebut sekaligus memperkuat pengenalan budaya lokal kepada masyarakat luas.

Apabila dikembangkan secara berkelanjutan, rumah tenun juga berpotensi menjadi ruang aktivitas budaya yang terhubung dengan perjalanan wisata, sehingga pengunjung dapat mengenal proses dan nilai di balik produk tenun tradisional.

Namun, manfaat tersebut membutuhkan keterlibatan masyarakat setempat agar pelestarian tradisi berjalan seiring dengan kebutuhan dan keberlanjutan kehidupan para perajin.

Selain mendukung pembangunan rumah tenun, bantuan juga diberikan untuk revitalisasi Rumah Adat Ata Ngi’i Ngape di Wologeru, Ende.