Menurutnya, generasi muda tidak boleh hanya menjadi penonton pembangunan. Mereka harus disiapkan menjadi pelaku utama pembangunan daerah.

Kedaulatan Bukan Sekadar Batas Wilayah

Memasuki bagian reflektif pidatonya, Bupati mengaitkan tema HUT ke-81 RI, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, dengan masa depan Manggarai Barat.

Ia memaknai kedaulatan secara lebih luas, termasuk kedaulatan pangan, air bersih serta kemampuan daerah menentukan arah pembangunannya sendiri.

“Kedaulatan sejati adalah ketika Manggarai Barat tidak hanya menjadi etalase wisata dunia, tapi juga tuan atas rumahnya sendiri: tanah, laut dan budayanya.” ujarnya.

Keadilan, lanjut dia, harus memastikan manfaat pembangunan dinikmati seluruh masyarakat. Sedangkan kemakmuran harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari pemenuhan gizi, layanan kesehatan bagi ibu melahirkan hingga kesejahteraan petani dan nelayan.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat menyatukan langkah menghadapi target Indonesia Emas 2045.

Sembilan belas tahun lagi, Indonesia akan genap satu abad merdeka. Dalam konteks itu, Manggarai Barat didorong tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut berkontribusi dalam menentukan arah kemajuan Indonesia.