Kondisi ketenagakerjaan juga menunjukkan perbaikan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun dari 3,47 persen pada 2024 menjadi 3,32 persen pada 2025.

Pada saat yang sama, angka kemiskinan turun dari 16,74 persen pada 2024 menjadi 16,09 persen pada 2025. Angka tersebut disebut lebih rendah dibandingkan rata-rata kemiskinan Provinsi NTT pada 2025 yang mencapai 18,6 persen.

Namun, Edistasius tidak menganggap capaian tersebut sebagai alasan untuk berhenti bekerja.

“Tren yang semakin membaik adalah kabar baik, tetapi sekaligus menjadi pengingat bahwa masih ada ruang untuk kita tingkatkan bersama.” jelasnya.

Pemerintah daerah, lanjut dia, masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah pembangunan, termasuk penguatan perlindungan sosial, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi dan perluasan kesempatan kerja.

Infrastruktur dan Rumah Layak Huni

Pembangunan infrastruktur juga menjadi salah satu indikator yang disampaikan Bupati.

Hingga 2025, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat telah membangun jalan sepanjang 267,42 kilometer. Pada 2026, pembangunan jalan strategis direncanakan kembali dilanjutkan sepanjang 14,62 kilometer.