Program tersebut difokuskan pada empat agenda utama, yakni penguatan ketahanan pangan dan produksi lokal, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta pembangunan pariwisata berkelanjutan.

Menurut Endi, Gereja memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan karena memiliki jaringan sosial yang kuat hingga ke tingkat komunitas.

“Gereja memiliki jangkauan sosial yang luas, pengalaman pemberdayaan umat yang panjang, kedekatan dengan kelompok-kelompok sasaran pembangunan, serta peran penting dalam membangun nilai dan etos kehidupan bermasyarakat. Kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan Gereja adalah sebuah kekuatan sosial yang perlu terus diperkuat,” ujar Endi.

Bupati menjelaskan bahwa transformasi ekonomi yang sedang dibangun di Manggarai Barat tidak hanya bertumpu pada pertumbuhan sektor pariwisata.

Pemerintah juga, kata Endi, berupaya memastikan manfaat pertumbuhan tersebut dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat desa dan pelaku ekonomi rakyat.

Untuk mencapai tujuan itu, pemerintah menetapkan empat agenda prioritas yang saling terhubung dan saling menguatkan.