Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Berdasarkan data yang dipaparkan, sebanyak 54,14 persen penduduk Manggarai Barat masih bekerja di sektor pertanian. Namun, partisipasi generasi muda berusia 19 hingga 30 tahun dalam sektor tersebut hanya mencapai 32,5 persen berdasarkan Sensus Pertanian 2023.

Kondisi ini dinilai menjadi tantangan serius karena berdampak pada regenerasi petani dan produktivitas sektor pertanian yang masih tumbuh relatif rendah, yakni sebesar 1,53 persen.

“Kita memiliki dua realitas yang berjalan bersamaan. Di satu sisi terdapat pertumbuhan ekonomi yang didorong oleh pariwisata dan sektor jasa. Di sisi lain, sebagian besar masyarakat masih hidup dari sektor-sektor primer yang tersebar di desa-desa,” ujar Endi.

Ia menambahkan bahwa persoalan kemiskinan juga masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara bersama-sama oleh pemerintah, Gereja, dunia usaha, dan masyarakat.