Menurut dia, tema Sinode memiliki keselarasan dengan semangat pembangunan daerah yang menempatkan partisipasi masyarakat dan kolaborasi sebagai fondasi utama.
“Pembangunan bukan hanya tentang membangun daerah, tetapi tentang membangun manusia dan memuliakan kehidupan umat bagi Gereja, atau pemerintah menyebutnya sebagai masyarakat,” ujarnya.
Bupati Endi juga memaparkan capaian pembangunan Manggarai Barat dalam beberapa tahun terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 5,82 persen, tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Pertumbuhan tersebut didukung oleh sektor pariwisata yang terus berkembang, terutama melalui kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo yang telah dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia.
Selain itu, tingkat pengangguran terbuka juga menunjukkan tren penurunan. Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), angka pengangguran turun dari 4,94 persen pada 2021 menjadi 3,32 persen pada 2025.
Menurut Endi, capaian tersebut tidak terlepas dari meningkatnya investasi di sektor pariwisata yang menciptakan peluang kerja baru bagi masyarakat.





Tinggalkan Balasan