LABUANBAJOVOICE.COM — Fakta baru muncul dalam kasus penikaman yang menyebabkan empat anggota Brimob Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda NTT terluka di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis dini hari, 11 Juni 2026.
Seorang saksi mata berinisial FN mengaku menyaksikan langsung rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum insiden penikaman tersebut.
FN merupakan sepupu dari salah satu pihak yang terlibat dalam perkelahian yang kini tengah menjadi perhatian publik.
Kepada media di lokasi kejadian pada Kamis pagi, FN menuturkan bahwa keributan bermula saat dirinya bersama inisial P dan I sedang mengikuti acara hiburan dalam rangka syukuran pelantikan salah satu anggota Brimob di Dusun Waemata, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo.
“Konologinya semalam itu, kita lagi goyang. Saya, I, sama si P. Kita lagi goyang, tiba-tiba ada beberapa anggota Brimob rangkul si P. Rangkul si P bawa keluar,” ujar FN.
Menurut dia, setelah melihat P dirangkul dan dibawa keluar lokasi acara oleh sejumlah anggota Brimob, dirinya langsung memberitahukan hal tersebut kepada I.





Tinggalkan Balasan