LABUANBAJOVOICE.COM – Keluarga korban kecelakaan maut yang melibatkan dump truck dan sepeda motor di Jalan Trans Flores, dekat Pertamina Kampung Capi, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, mengaku kecewa terhadap sikap pemilik kendaraan yang dinilai belum menunjukkan itikad baik pasca-insiden tersebut.
Hingga memasuki malam kedelapan setelah korban berinisial M (42), warga Kampung Merombok, Desa Golo Bilas, meninggal dunia, pihak keluarga mengaku belum pernah didatangi maupun dihubungi oleh pemilik dump truck yang terlibat dalam kecelakaan itu.
Kecelakaan maut tersebut terjadi pada Selasa malam, 7 Mei 2026, di jalur utama Trans Labuan Bajo–Flores. Peristiwa itu memicu duka mendalam bagi keluarga korban karena M diketahui merupakan tulang punggung keluarga yang meninggalkan istri dan tiga anak.
Kekecewaan keluarga korban memuncak setelah pemilik kendaraan tidak hadir dalam agenda pertemuan yang dijadwalkan oleh penyidik Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Manggarai Barat pada Selasa, 26 Mei 2026.





Tinggalkan Balasan