Sebagai bagian dari langkah mitigasi dan prioritas keselamatan masyarakat serta wisatawan, seluruh rangkaian penutupan Festival Golo Koe di Manggarai Barat juga dihentikan.

Kegiatan yang dihentikan mencakup misa, konser, serta pameran UMKM.

Keputusan tersebut memperlihatkan bahwa keselamatan ditempatkan di atas keberlangsungan agenda pariwisata dan ekonomi kreatif dalam situasi darurat kebencanaan.

Bagi Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas, penanganan pascagempa tidak hanya menyangkut pemulangan wisatawan, tetapi juga memastikan keamanan destinasi, transportasi, akomodasi, hingga kegiatan publik.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pengelolaan destinasi wisata berbasis kepulauan seperti Labuan Bajo membutuhkan sistem mitigasi bencana yang terintegrasi.**