Dengan keterampilan menjahit, para peserta memiliki peluang untuk menerima pesanan pakaian, mengembangkan usaha rumahan, maupun bekerja pada sektor usaha yang membutuhkan tenaga terampil.
Setelah penutupan pelatihan, para peserta dijadwalkan mengikuti ujian kompetensi yang dilaksanakan oleh tim penguji dari Balai Latihan Kerja (BLK) Lombok Timur pada 27 Oktober 2026.
Ujian tersebut menjadi tahapan penting untuk menilai kemampuan peserta setelah menjalani pelatihan selama hampir satu bulan.
Peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh sertifikat kompetensi sebagai bukti pengakuan atas keterampilan yang dimiliki.
“Peserta yang lulus akan mendapatkan sertifikat kompetensi. Ini sangat penting bagi peserta,” tegasnya.
Menurut Fatinci, sertifikat kompetensi dapat menjadi salah satu modal bagi peserta untuk mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan peluang memasuki dunia kerja.
Dengan adanya pengakuan kompetensi, peserta diharapkan semakin percaya diri dalam menawarkan jasa menjahit maupun mengembangkan usaha di bidang konveksi.





Tinggalkan Balasan